absen tidak hadir disebut

SejakDisebut KPK di Kasus Wali Kota Tanjungbalai, Azis Syamsuddin 3 Kali Absen Rapat Paripurna DPR Supriansa mengaku tidak mendapatkan kabar. "Saya belum dapat kabar dari yang bersangkutan kenapa beliau tidak pernah hadir dalam sidang paripurna yang sudah berjalan tiga kali sejak dibukanya masa sidang ini," ucap anggota Komisi III DPR itu. TidakBoleh Mencantumkan Tanda Kehadiran Bagi yang Absen. February 10, Menyebabkan orang yang tidak hadir itu berhak terhadap insentif kehadiran (yang sebenarnya tidak dihadiri) sehingga ia mengambil insentif tersebut dan memakannya dengan cara peroleh yang bathil. Sebenarnya yang menyelisihi syariat, bila disebut bantuan kemanusiaan Yukbaca sebentar. Sekarang kita lihat yang dimaksud dengan titip absen. Dalam jurnal yang ditulis Rafita (2012), titip absen adalah menyuruh seseorang untuk menandatangani absensi. Biasanya dengan tujuan agar dapat dihitung hadir walaupun sebenarnya tidak hadir. Inilah yang disebut dengan “mahasiswa ghaib”. read more Jikaada yang tidak hadir, maka ditanyakan apa penyebab dan alasannya. Dikarenakan kelemahan pada absensi kartu dan password tidak bisa dihilangkan, Dari sinilah kemudian muncul absensi sidik jari generasi awal, yaitu Sensor sidik jari + Kabel USB, yang kemudian disebut PC-based Sensor. SEMARANG Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad menyebutkan, jika ada anggota DPRD Jawa Tengah yang absen/tidak hadir dalam Rapat Paripurna, nama anggota Dewan itu langsung disebutan.. Hal itu diungkapkannya setelah melaksanakan kunjungan kerja ke BK DPRD Jateng, Rabu (24/3-2021). "Menjaga citra Selainadanya Daftar Hadir Peserta Didik, seorang pendidik juga harus menyiapkan sedini mungkin untuk membuat Perangkat Pembelajaran ketika Wakasek Kurikulum sudah menentukan jadwal untuk guru yang bersangkutan, diantaranya Kalender Pendidikan (Download Kalender Pendidikan Tahun 2019/2020), Program Tahunan, Program Semester, RPP, Silabus, TEMPOCO, Jakarta - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengisyaratkan untuk tidak hadir di KTT G20 di Bali pada akhir November 2022. Ia mengatakan, kondisinya tergantung dengan situasi perang yang terjadi di Ukraina. Zelensky mengatakan, dia tidak bisa meninggalkan Ukraina ke mana-mana di tengah invasi Rusia. "Saya tetap bersama rakyat Kehadirankaryawan tersebut agar dapat disiplin, tidak lepas dengan di terapkannya system absensi yang dapat diandalkan yaitu dengan bantuan dari mesin absensi sidik jari yang menuntut kehadiran karyawan secara interaktif dan objektif. Sehingga dengan adanya mesin absensi sidik jari, tingkat kedisiplinan karyawan untuk hadir tepat waktu dapat Artikata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "absensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Berikut ini makna dan tulisan kata absensi yang benar: ab·sen·si /absénsi/ n ketidakhadiran. Bantuan Penjelasan Simbol. a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat. v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja. n Merupakan Bentuk Kata benda. Absen tidak hadir: Mangkir: Pertanyaan TTS Terkait. absen tidak datang print salah satu alat absensi karyawan yang ada di perkantoran hadir. TTSpedia merupakan situs terlengkap dan terbaik untuk memecahkan teka teki silang. Kenapa? TTSpedia memuat lebih dari 61.688 data pertanyaan dan jawaban TTS. . Perbedaan Antara Absen dan Absen Pengarang Judy Howell Tanggal Pembuatan 27 Juli 2021 Tanggal Pembaruan 6 Juni 2023 Video Mana Yang Benar, Absensi atau Presensi? Absen vs Absen Absen adalah kata dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk merujuk pada sesuatu atau seseorang yang tidak hadir atau hilang. Ketidakhadiran adalah kata lain yang merupakan keadaan tidak hadir. Ini berarti bahwa jika seseorang tidak hadir, dia absen dan ketidakhadirannya dicatat. Namun, meski berbeda jelas, banyak pembelajar bahasa Inggris yang kesulitan memilih kata yang tepat antara absen dan absen saat berbicara dan menulis bahasa Inggris. Artikel ini mencoba memperjelas perbedaan antara absen dan absen dengan memberikan contoh yang hadirAbsen adalah kata yang merupakan antonim dari masa kini. Jadi, jika seseorang tidak hadir atau hilang, dia dikatakan tidak hadir. Absen adalah kata yang juga digunakan untuk merujuk pada kualitas atau fitur yang mungkin kurang atau hilang pada suatu gadget atau bahkan seseorang. Absen juga digunakan untuk seseorang dalam bentuk ketidakhadiran ketika dia mungkin hadir di tempat seperti kelas tetapi mungkin lalai. Asal usul kata absen berasal dari 1350-1400 M dari kata Latin yang berarti pergi atau tidak hadir. Lihat contoh berikut. • Ed tidak masuk sekolah karena demam• Ron absen dari paduan suara• Helen tidak bisa melihat wajahnya• Ini adalah sifat atau gen yang ada pada mamalia tetapi tidak ada pada burungKetiadaanKetidakhadiran dapat berupa keadaan menjauh maupun durasi ketika seseorang tidak hadir. Ketiadaan juga menunjukkan kualitas atau sifat yang kurang dalam diri seseorang. Ketidakhadiran juga merupakan keadaan pikiran ketika seseorang digambarkan sebagai pikiran yang linglung dengan orang yang tidak perhatian. Ketika kita berbicara tentang periode waktu, ketidakhadiran adalah saat seseorang atau sesuatu tidak hadir. Lihat contoh berikut.• Ketidakhadirannya dicatat oleh kebanyakan orang• John sangat mencolok dengan ketidakhadirannya• Tidak adanya kualitas kepemimpinan pada kapten tim yang baru diangkatApa perbedaan antara Absen dan Absen?• Absen adalah kebalikan dari present, dan ini adalah kata sifat. • Absen adalah keadaan tidak hadir.• Meskipun absent adalah kata sifat, absen adalah kata benda. Ada satu kata salah kaprah dalam wacana bahasa kita yang menggelikan bernama ’absensi’. Kata ini kita serap dari bahasa Belanda absentie’ yang maknanya ketidakhadiran’. Lawan katanya adalah presentie’ yang bermakna kehadiran’. Dalam bahasa Inggris dia disebut dengan absence’ dan lawan katanya adalah attendance’. Namun entah bagaimana jalan ceritanya, di negeri kita absensi’ malah dimaknai dengan kehadiran’. Sebelum saya mengupas lebih lanjut tentang keanehan kata absensi’ ini, marilah kita mencermati surat pembaca yang dimuat pada Kompas hari ini Rabu 22 Mei 2013. Judulnya adalah Nilai Absensi Ryani Soedirman’. Ringkas cerita, seorang anggota DPR bernama Ryani Soedirman menyatakan sanggahan atas berita yang dikutip dari BK DPR yang memuat namanya dalam daftar anggota DPR yang tingkat kehadirannya kurang dari 50 persen. Dia menjelaskan bahwasanya dia menjadi anggota DPR melalui mekanisme PAW Pergantian Antar Waktu dan baru mulai aktif pada Oktober 2012, sedangkan BK menghitung kehadiran anggota dewan dimulai dari tahun 2009 sesuai dengan masa bakti DPR 2009-2014. Menjelang akhir dari surat pembaca ini, Ryani Soedirman menuliskan [Sesuai absensi dari Sekretariat DPR yang disampaikan BK mengenai absensi persidangan untuk masasidang I 2012-2013, nilai absensi saya adalah 100 persen]. Di sinilah letak kelucuan dan mungkin kekonyolan dari kata absensi’ ini. Apakah kita menginterpretasikan sebagai ’nilai ketidakhadiran yang bersangkutan 100 persen’ berarti bolos total ataukah ’nilai kehadiran yang bersangkutan 100 persen berarti tak pernah bolos. Kerunyaman kata ’absensi’ ini lebih diperparah, karena kita mengenal kata ’absen’ yang maknanya ’tidak hadir’ ini sudah tepat definisinya. Alhasil, kita diombang-ambingkan pada dualisme permaknaan ’absensi’ ini, bisa ’kehadiran’, bisa juga ’ketidakhadiran’. Istilah ’daftar absensi’ juga sangat rancu, karena di situ termuat nama dan paraf orang yang hadir dan bukan yang absen. Seharusnya, karena kita sudah kepalang tanggung menyerap dari kata Belanda ini, maka dia harus disebut dengan ’daftar presensi’ dari kata ’presentie’ = kehadiran. Bicara soal ’absensi’ kita tak bisa lepas dari istilah unik ’bolos’. Di media massa, belum lama ini diberitakan anggota-anggota DPR yang suka ’membolos’. Dari mana kita memperoleh istilah ’bolos’ ini? Kata ’bolos’ memang dahulu secara khusus ditujukan pada anak sekolah yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Anda barangkali masih ingat dengan lirik lagu ’Amri membolos – kata bu guru – jangan membolos – menyusahkan ibu’. Boleh percaya atau tidak, kata ’bolos’ ini juga kita serap dari bahasa Belanda ’spijbelaars’ maknanya ’anak-anak yang suka membolos’. Sebagaimana lazimnya kata-kata Belanda lain yang sulit ditangkap di telinga kita, istilah ini cuma terdengar ’belaars’ saja, dan lama-kelamaan bersalin rupa menjadi ’bolos’. Dua kata warisan dari bahasa Belanda, ’absensi’ dan ’bolos’ ini, belakangan ini membuat sejumlah anggota DPR kebakaran jenggot karena dituding makan gaji buta. Artikel Terkait Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ada satu kata salah kaprah dalam wacana bahasa kita yang menggelikan bernama ’absensi’. Kata ini kita serap dari bahasa Belanda absentie’ yang maknanya ketidakhadiran’. Lawan katanya adalah presentie’ yang bermakna kehadiran’. Dalam bahasa Inggris dia disebut dengan absence’ dan lawan katanya adalah attendance’. Namun entah bagaimana jalan ceritanya, di negeri kita absensi’ malah dimaknai dengan kehadiran’.Sebelum saya mengupas lebih lanjut tentang keanehan kata absensi’ ini, marilah kita mencermati surat pembaca yang dimuat pada Kompas hari ini Rabu 22 Mei 2013. Judulnya adalah Nilai Absensi Ryani Soedirman’. Ringkas cerita, seorang anggota DPR bernama Ryani Soedirman menyatakan sanggahan atas berita yang dikutip dari BK DPR yang memuat namanya dalam daftar anggota DPR yang tingkat kehadirannya kurang dari 50 persen. Dia menjelaskan bahwasanya dia menjadi anggota DPR melalui mekanisme PAW Pergantian Antar Waktu dan baru mulai aktif pada Oktober 2012, sedangkan BK menghitung kehadiran anggota dewan dimulai dari tahun 2009 sesuai dengan masa bakti DPR 2009-2014.Menjelang akhir dari surat pembaca ini, Ryani Soedirman menuliskan [Sesuai absensi dari Sekretariat DPR yang disampaikan BK mengenai absensi persidangan untuk masasidang I 2012-2013, nilai absensi saya adalah 100 persen]. Di sinilah letak kelucuan dan mungkin kekonyolan dari kata absensi’ ini. Apakah kita menginterpretasikan sebagai ’nilai ketidakhadiran yang bersangkutan 100 persen’ berarti bolos total ataukah ’nilai kehadiran yang bersangkutan 100 persen berarti tak pernah bolos.Kerunyaman kata ’absensi’ ini lebih diperparah, karena kita mengenal kata ’absen’ yang maknanya ’tidak hadir’ ini sudah tepat definisinya. Alhasil, kita diombang-ambingkan pada dualisme permaknaan ’absensi’ ini, bisa ’kehadiran’, bisa juga ’ketidakhadiran’. Istilah ’daftar absensi’ juga sangat rancu, karena di situ termuat nama dan paraf orang yang hadir dan bukan yang absen. Seharusnya, karena kita sudah kepalang tanggung menyerap dari kata Belanda ini, maka dia harus disebut dengan ’daftar presensi’ dari kata ’presentie’ = kehadiran.Bicara soal ’absensi’ kita tak bisa lepas dari istilah unik ’bolos’. Di media massa, belum lama ini diberitakan anggota-anggota DPR yang suka ’membolos’. Dari mana kita memperoleh istilah ’bolos’ ini? Kata ’bolos’ memang dahulu secara khusus ditujukan pada anak sekolah yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Anda barangkali masih ingat dengan lirik lagu ’Amri membolos – kata bu guru – jangan membolos – menyusahkan ibu’. Boleh percaya atau tidak, kata ’bolos’ ini juga kita serap dari bahasa Belanda ’spijbelaars’ maknanya ’anak-anak yang suka membolos’. Sebagaimana lazimnya kata-kata Belanda lain yang sulit ditangkap di telinga kita, istilah ini cuma terdengar ’belaars’ saja, dan lama-kelamaan bersalin rupa menjadi ’bolos’.Dua kata warisan dari bahasa Belanda, ’absensi’ dan ’bolos’ ini, belakangan ini membuat sejumlah anggota DPR kebakaran jenggot karena dituding makan gaji buta. Lihat Bahasa Selengkapnya - perbedaan absen, absensi, dan presensi. Mana yang benar. Inilah penjelasannya secara lengkap. Mana yang benar, absen, absensi, atau presensi? Saat kita sekolah sering kita dengar guru mengatakan “Saya absen dulu”. Ketika saya menulis artikel ini di depan televisi, salah satu televisi sedang menyiarkan berita tentang pilkada. Dalam visual berita tampak kertas dengan judul “Absensi Relawan”. Kedua kalimat tersebut saya absen dulu; dan absensi relawan, sama-sama salah. Dua kalimat di atas salah karena kesalahpahaman terhadap arti kata absen’ dan kata absensi’. Yang dimaksud dalam kalimat pertama adalah mendaftar yang hadir dan yang tidak hadir’. Sedangkan yang dimaksud dalam kalimat yang kedua adalah Daftar Hadir Relawan. Agar lebih jelas, di sini saya tuliskan makna dan penjelasan kata absen’, dan absensi’ yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. absen verba/kata kerja tidak masuk sekolah, tidak masuk kerja, dan sebagainya; tidak hadir. absensi nomina/kata benda bermakna ketidak hadiran. Meskipun dalam perkembangannya, makna absen juga bisa berkembang menjadi panggil’ ketika mendapat imbuhan meng-. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ada lema istilah mengabsen di bawah lema absen dan merupakan verba/ kata kerja dengan penjelasan memanggil menyebutkan; membacakan nama orang pada dartar nama untuk memeriksa hadir tidaknya orang tersebut. Selain kedua kata di atas, ada pula kata absente. Ada dua kata absente dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Absente yang pertama bermakna seseorang yang tidak hadir; dan ketidakhadiran seseorang. Absente yang kedua bermanka perkebunan, tanah, perusahaan, dan sebagainya yang jauh dari pemiliknya. Ada pula kata abstain dan abstensi. Kata tersebut secara morfologi bentuk kata mirip dengan absen dan absensi. Begitu pula dengan maknanya, memiliki kemiripan. Coba kita lihat makna yang ada di dalam kamus abstain merupakan verba yang memiliki dua makna di bidang yang berbeda. Makna yang pertama dalam bidang politik, artinya tidak memberikan suara dalam sebuah pemungutan suara atau tidak bersikap. Makna yang kedua dalam bidan kedokteran, artinya berpantang untuk tidak memakan makanan tertentu misalnya lemak dan kopi. Secara harfiah, abstain juga bermakna tidak ada’, mirip dengan makna absen. Dalam bidang politik, maknanya tidak ada dalam kubu setuju, ataupun tidak setuju, karena tidak ada di pihak manapun. Begitu pula dengan bidang kedokteran, abstein bermakna tidak ada’, yang ditiadakan adalah jenis makanan tertentu. Abstinensi adalah nomina dalam bidang politik yang bermakna tindakan atau praktik tidak memberikan suara. Tetapi, tindakan dari abstensi dalam bidang kedokteran bukan kata ini, melainkan abstinensi. Abstinensi adalah pemantangan terhadap makanan, minuman, atau perilaku seksual secara suka rela. Mungkin mirip puasa atau tirakat. Lalau, kata apa yang tepat untuk mengganti kata absen dan absensi seperti contoh di awal artikel ini. Saya absen dulu dan absensi relawan. Untuk absensi relawan yang tepat adalah daftar hadir relawan. Kemudian ada juga istilah yang lebih tepat yaitu presensi, artinya kehadiran. Ada pula kesalahan pemahaman dan penggunaan kata yang berkitan dengan absen dan presensi yaitu penyebutan yang tidak hadir. Ketika kita di sekolah ada tiga jenis ketidakhadiran yaitu S, I, dan A. Sakit; Izin; dan Alpa. Ternyata makna alpa ada juga yang melafalkan alfa, buka tidak hadir. Berarti kode S I A, huruf A bukan alpa, alfa, apalagi alpha. Kondisi ketidakhadiran berarti Absen, tidak hadir tanpa keterangan. Alpa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa adalah lalai dalam kewajiban, kurang mengindahkan, kurang memperhatikan, atau lengah. Kalau tidak percaya lihat sendiri di KBBI Pusat Bahasa halaman 44. Alpa adalah kelas kata adverbia. Bukan juga alfa, karena alfa itu pesaing ketatnya indo kalau sama-sama diakhiri denga maret. Alfa dalam bahasa Indonesia kali ini bisa ditengok di halaman 39 ada dia pengertian. Kata alfa yang pertama adalah nomina yang memiliki tiga makna yaitu 1 nama huruf pertama abjad Yunani; 2 yang pertama atau permulaan; 3 dalam bidang ilmu astronomi bintang utama atau yang paing terang dalam suatu gugus bintang. Kata alfa yang kedua memiliki satu makna, merupakan istilah di bidang fisika. Artinya nisbah antara perubahan arus kolektor arus emiter pada transistor. Nah, kalau masih bingung artinya nisbah silahkan klik di sini. Kalau tidak ya sudah tidak apa-apa. Kalau tautannya masih belum bisa ya maaf lagi. hehehe. Salam Pustamun! Seringkali kita mendengar, “Tolong, daftar absensi ini diisi dulu.” Atau bahkan kita juga kerap mengatakan ini, ”Untuk mengawali pembelajaran kali ini, kalian saya absen dulu ya.” Tak jarang pula kita meminta siswa sengan kalimat ini,”Daftar absen/absensi kelas ini mana ya?Ayo diambil dulu.”Justru jarang kita dengar, “Daftar presensi kelas ini mana ya? Ayo diambil dulu.” Nah, Anda menggunakan kata absensi atau presensi bila akan mengecek kehadiran anggota atau siswa? Absen, berasal dari bahasa Inggris absent, kemudian diadaptasi oleh bahasa Indonesia. Bila ditulis, bukan lagi absent melainkan menjadi absen. Kata presen juga berasal dari bahasa Inggris present. Untuk kata presen memang jarang kita dengar penggunaannya. Kita lebih akrab dengan kata presensi. Absen berarti tidak hadir. Absensi berarti ketidakhadiran sedangkan presensi berarti kehadiran. Pada kalimat,”Pagi ini saya akan mengabsen kalian, ya?”, kata mengabsen V berarti memanggil/menyebutkan/membacakan nama-nama orang pada daftar nama untuk memeriksa hadir tidaknya orang tersebut KBBI, 2005. Jadi bila siswa kita kemudian menjawab, “Saya belum diabsen,” berarti yang bersangkutan belum dipanggil. Meskipun kalimat di atas berterima, namun ketika kita mengecek daftar nama, tujuan kita untuk mengetahui kehadiran dan ketidakhadiran seseorang. Bukankah demikian? Secara logika, mengacu pada kedua makna kata absensi dan presensi, maka daftar absensi berisi ketidakhadiran, sedangkan daftar presensi berisi kehadiran. Kita ingin anggota/siswa kita hadir ataukan tidak hadir? Bila mengharapkan angka kehadiran anggota/siswa/peserta memenuhi syarat, seyogianya kita memilih kata yang bermakna konotasi positif Misalnya, DAFTAR PRESENSI SISWA. Bila digunakan DAFTAR ABSEN/ABSENSI SISWA, logikanya, daftar itu berisi ketidakhadiran seseorang walaupun daftar itu bertujuan untuk mengetahui hadir tidaknya seseorang. Di sini tampak penggunaan kata ansen yang menjadi salah kaprah. Salah, tetapi telanjur digunakan oleh banyak orang sehingga seolah-olah benar. Jika kita konsisten terhadap makna kata, seharusnya kita menggunakan kata presensi untuk kehadiran, dan absen untuk ketidakhadiran. Untuk daftar kehadiran, kita gunakan saja DAFTAR HADIR SISWA, saya rasa itu lebih aman’ mengingat kerancuan makna yang mungkin terjadi, sekaligus mengurangi penggunaan kata absen yang sudah telanjur salah kaprah tersebut. Tidak jarang kegiatan belajar dan mengajar di kelas dimulai dengan mengecek kehadiran siswa. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari tahu kehadiran siswa. Dimulai dari cara biasa dengan memanggil nama siswa satu persatu, sampai cara sederhana dengan menanyakan langsung kepada seluruh siswa siapa yang tidak hadir di hari tersebut. Di antara kita mungkin ada yang penasaran bagaimana cara mengabsen siswa dalam Bahasa Inggris. Artikel di bawah ini akan menjawab rasa penasaran kita tersebut. Mari kita langsung lihat saja artikelnya. Taking Attendance Mengecek kehadiran siswa di dalam Bahasa Inggris disebut dengan taking attendance, calling the roll, atau take the register. Kita sudah terbiasa menggunakan kata “absen” untuk mengacu pada kehadiran. Misalnya saja “daftar absensi”, “titip absen”, dsb. Sebenarnya, kata absen berarti tidak hadir. Untuk itu, keliru jika kita menggunakan kata “absen” untuk merujuk pada kehadiran. Untuk mengacu kehadiran, sebaiknya kita menggunakan kata “presensi”. Di dalam Bahasa Inggris sendiri, “absen” disebut dengan “absent” atau tidak hadir. Siswa yang tidak hadir akan ditandai huruf “A” sebagai inisial dari “absent”. Sedangan untuk siswa yang hadir akan ditandai huruf “P” yang berarti “present” atau hadir. Cara paling umum untuk mengabsen siswa adalah dengan memanggil nama mereka satu persatu, atau menanyakan langsung kepada kelas siapa yang tidak hadir di hari ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat pembahasan di bawah ini 1. Memanggil Nama Siswa Satu Per Satu Untuk memulai memanggil semua nama siswa yang ada di kelas, kita bisa menggunakan beberapa frasa berikut ini Let me take the attendance before we start the class. Saya akan mengabsen kalian terlebih dahulu sebelum kita mulai belajar Let me take the attendance first. Saya akan mengabsen kalian terlebih dahulu I’ll take attendance before we start the class. Saya akan mengabsen kalian terlebih dahulu sebelum kita mulai belajar I’ll now take attendance. Sekarang saya akan mengabsen kalian Let’s take the attendance. Mari kita isi presensi Let’s take the register. Mari kita isi presensi Let’s call the roll. Mari kita isi presensi I’ll call the roll. Saya akan mengabsen kalian I’ll take the roll. Saya akan mengabsen kalian Let’s see who’s here and who’s not today. Mari kita lihat siapa yang hadir dan tidak hadir hari ini Let’s check to see who’s here today. Mari kita cek siapa yang hadir hari ini Kita juga bisa meminta para siswa untuk merespon ketika kita menyebutkan nama mereka. Berikut frasa yang bisa digunakan Please say “here” when I call your name. Tolong katakan “hadir” ketika saya menyebutkan nama kalian Please help me take the attendance by saying “here” when I call your name. Tolong bantu saya mengabsen dengan mengatakan “hadir” ketika saya menyebutkan nama kalian Remember to answer “here” when your name is called. Ingatlah untuk menjawab “hadir” ketika nama kalian disebut Please raise your hand when I call your name. Tolong angkat tangan kalian ketika saya menyebutkan nama kalian Respond to the roll call by raising your hand. Angkat tangan kalian ketika nama kalian disebut Please raise your hand and say “here” when I call your name. Tolong angkat tangan kalian dan katakan “hadir” ketika saya menyebutkan nama kalian Contoh Let me take the attendance before we start the class. Please raise your hand when your name is called. Saya akan mengabsen kalian dahulu sebelum kita mulai belajar. Tolong angkat tangan kalian ketika nama kalian disebut 2. Menanyakan Langsung Siapa yang Tidak Hadir Cara selanjutnya yang bisa digunakan untuk mengecek kehadiran siswa adalah dengan menanyakan langsung kepada seluruh siswa siapa yang tidak hadir. Gunakanlah frasa berikut ini untuk menanyakannya Who is absent today? Siapa yang tidak hadir hari ini? Who isn’t here today? Siapa yang tidak hadir hari ini? Is everybody here? Apakah semuanya hadir? Is anyone away? Apakah ada yang tidak hadir? Who is missing? Siapa yang tidak hadir? Is no one absent today? Apakah semua hadir hari ini? 3. Menanyakan Alasan Siswa Tidak Hadir Saat ada siswa yang tidak hadir, kita pasti ingin tahu alasan ketidak hadirannya. Untuk menanyakannya, kita bisa menggunakan salah satu frasa di bawah ini Why is name absent today? Mengapa [nama] tidak hadir hari ini? Does anybody here know why name isn’t here today? Ada yang tahu mengapa [nama] tidak hadir hari ini? Does anyone have any idea why name is absent? Ada yang tahu mengapa [nama] tidak hadir? Does anyone know where name is? Ada yang tahu [nama] ke mana? Has anyone seen name today? Ada yang lihat [nama] hari ini? Is he/ she ill? Apakah dia sakit? Contoh Why is James absent today? Mengapa James tidak hadir hari ini? Does anybody here know why he isn’t here today? Ada yang tahu mengapa dia tidak hadir hari ini? Itu tadi cara mengabsen siswa dalam Bahasa Inggris yang paling umum digunakan. Semoga artikel ini cukup bisa menjawab keingintahuan kita semua tentang bagaimana mengecek kehadiran siswa menggunakan Bahasa Inggris. Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata absen? Sebagian besar pasti berpikir absen sekolah, absen kerja, dan lainnya. Jika membicarakan soal absen, sebetulnya ada dua pengertian yang muncul. Pertama, absen terkait daftar kehadiran seseorang. Dan kedua, absen terkait ketidakhadiran seseorang. Lalu, apa arti absen sesungguhnya? Sebetulnya, menurut KBBI Kamus Bahasa Besar Indonesia absen memiliki pengertian berbeda dari yang banyak orang pahami. Secara harfiah, absen berarti tidak hadir. Artinya, ketika Anda tidak hadir sekolah, kuliah, maupun kerja, maka itu dinamakan absen. Jadi, istilah apa yang tepat untuk mengartikan daftar kehadiran seseorang? Arti Absen, Absensi, dan Presensi Mungkin sebagian dari Anda berpikir bahwa absen, absensi, dan presensi merupakan tiga hal yang sama, hanya saja beda penyebutan. Ketiganya sama-sama istilah dari daftar kehadiran seseorang. Tetapi, jika kita melihat pada KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, ketiga istilah ini memiliki arti yang tidak sama. Seperti yang telah disampaikan pada pembuka, absen sendiri menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti ketidakhadiran. Artinya, saat Anda berhalangan hadir di sekolah, kuliah, dan di tempat kerja, maka itulah yang dinamakan absen. Tetapi, banyak orang seringkali salah menggunakan kata ini seperti “Mohon untuk absen dulu sebelum memasuki ruangan pada mesin di depan.”. Sama halnya dengan absen, dalam KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia absensi memiliki arti sebagai ketidakhadiran. Seringkali banyak pihak yang menggunakan istilah ini sebagai daftar kehadiran. Tetapi, ternyata penggunaannya juga tidak tepat secara harfiah. Hanya saja istilah ini seringkali digunakan sebagai daftar kehadiran para karyawan. Para HRD sering menggunakan istilah ini untuk menyebutkan data kehadiran para karyawan di perusahaan. Lalu, apa istilah yang tepat untuk menyebutkan arti absen sebagai daftar kehadiran? Dalam penjelasan dari Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat, istilah yang tepat adalah presensi. Menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, presensi berarti kehadiran. Sehingga, jika Anda mengacu pada daftar hadir karyawan, maka istilah yang tepat adalah presensi. Tujuan dan Manfaat Absensi Karyawan Absensi atau presensi sangat dibutuhkan untuk mendata kehadiran karyawan bagi perusahaan. Bukan hanya untuk mendata kehadiran semua karyawan yang ada, tetapi juga ada tujuan lain. Dengan melakukan pendataan terhadap kehadiran karyawan, perusahaan dan HRD akan lebih mudah mengatur hak karyawan dan mengawasi kinerja para karyawan. Pendataan Kehadiran Karyawan Tujuan pertama dari dibuatnya absensi karyawan atau presensi karyawan adalah untuk mencatat data hadir dan absen setiap karyawan perusahaan. Mencatat data seperti ini akan memudahkan HRD untuk mengatur keperluan terkait karyawan. Misalnya, mengatur terkait gaji, mencatat kinerja selama masa probasi, atau mencatat sisa jatah cuti karyawan. Menghitung Gaji Karyawan Tujuan selanjutnya yang sangat penting bagi HRD untuk melakukan absensi atau presensi yaitu untuk menghitung gaji karyawan. Dalam penghitungan gaji atau pemotongan gaji karena cuti, biasanya dihitung dari gaji perhari dalam satu bulan. Jumlah ini nantinya berdasarkan berapa hari karyawan absen ataupun hadir. Mengawasi Produktivitas Karyawan Selain mencatat data kehadiran dan absen, absensi atau presensi karyawan ini juga bertujuan untuk mengawasi kinerja para karyawan. Kinerja yang buruk atau produktivitas yang menurun dapat mempengaruhi jalannya perusahaan. Oleh karena itu, HRD sebagai pengurus para karyawan membutuhkan data tersebut untuk pengawasan. Menghindari Kecurangan Hal lain yang menjadi tujuan penting dari absensi atau presensi adalah untuk menghindari terjadinya kecurangan dari karyawan. Tidak memberlakukan absensi atau presensi dapat memungkinkan terjadinya kecurangan terkait kehadiran. Karyawan merasa tidak masalah tidak hadir karena tidak akan diketahui oleh perusahaan. Membuat Administrasi Rapi Bukan hanya memudahkan HRD dalam mengawasi dan mengatur beberapa hal terkait hak karyawan. Melakukan pendataan absensi atau presensi dalam sebuah sistem membuat administrasi menjadi lebih rapi. Sehingga data-data akan tersimpan dengan baik dan tentunya lebih teratur. Sistem Absensi Karyawan Pengertian dari sistem absensi merupakan sistem yang dibuat untuk mendata kehadiran setiap karyawan dalam sebuah perusahaan. Sistem absensi atau presensi sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu manual dan online. Yang pertama sistem manual sama seperti namanya melakukan absensi dengan cara manual. Misalnya seperti mencatat dalam buku absensi atau menuliskan bukti kehadiran di papan tulis. Sementara sistem online melakukan proses absensi atau presensi dengan menggunakan teknologi. Misalnya, seperti melalui mesin canggih, web, atau aplikasi. Sistem ini banyak digunakan oleh perusahaan zaman sekarang. Jenis Absensi Karyawan Jenis absensi karyawan sendiri ada berbagai macam, mulai dari yang manual hingga yang modern sekalipun seperti menggunakan sistem online. Saat ini hampir semua perusahaan menggunakan sistem absen online, baik dari web maupun aplikasi. Setiap jenis tentunya memiliki keunggulan serta kelemahannya sendiri-sendiri. Absensi Manual Jenis yang pertama yaitu absensi dengan cara manual. Jenis yang satu ini seperti absen di sekolah ataupun kuliah. Guru dan dosen nantinya akan memanggil satu persatu dan mencatat kehadiran siswa dan mahasiswa dalam buku absen. Memang hanya bermodal buku saja, tetapi jenis ini tidak begitu efektif untuk melakukan pendataan. Selain itu, jenis manual memungkinkan terjadinya kecurangan dalam presensi. Magnetic Card Beranjak dari cara manual, jenis absensi selanjutnya yaitu magnetic card. Jenis ini mungkin masih digunakan oleh sebagian perusahaan. Caranya sangat modern dan mudah bagi perusahaan dan karyawan. Karyawan cukup menempelkan atau menggesekkan kartu ke mesin, nantinya jenis akan langsung mendata kehadiran karyawan. Selain canggih dan juga mudah, jenis ini juga dapat dikatakan lebih murah dibanding sistem manual yang membutuhkan banyak buku dan kertas. Fingerprint Teknologi yang lebih baru dari magnetic card adalah jenis absensi yang menggunakan fingerprint. Jenis yang satu ini sama modernnya dengan magnetic card, dimana karyawan cukup menempelkan jari lalu sistem akan langsung menyimpan data kehadiran. Jenis yang satu ini dapat dikatakan lebih aman dari ketiga jenis lainnya. Karena menggunakan sidik jari, karyawan akan sulit untuk melakukan kecurangan. Web Jenis presensi selanjutnya yaitu jenis presensi yang menggunakan web. Jenis presensi yang satu ini mungkin akan lebih cocok bagi pekerjaan yang remote. Karena menggunakan presensi web, karyawan dimungkinkan untuk dapat mengakses presensi dari mana saja. Setiap karyawan akan mendapatkan username id dan password-nya masing-masing. Sehingga, presensi jenis ini sangat akurat selama ada akses internet. Aplikasi Absensi Jenis paling baru dalam sistem e-absensi yaitu menggunakan aplikasi. Sama halnya dengan presensi web. Jenis presensi yang satu ini dapat dilakukan dimana saja. Bedanya, jenis presensi yang satu ini dapat karyawan lakukan melalui smartphone atau gadget mereka masing-masing selama terdapat aplikasi tersebut. Hal ini tentunya sangat memudahkan perusahaan dan juga HRD karena tidak membutuhkan mesin dan data pun tersimpan dengan baik. Kesimpulan Sebagai seorang profesional, Anda harus mengetahui apa arti absen, absensi, dan presensi. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman makna dalam penggunaan kata. Penting bagi perusahaan untuk mencatat presensi setiap karyawannya. Hal ini sangat memudahkan HRD dan perusahaan untuk memastikan bahwa setiap karyawan masuk. Bila memang ada yang tidak masuk maka Anda dapat mengetahuinya. Sistem dari absensi sendiri juga semakin berkembang seiring berkembangnya zaman. Jika dahulu masih menggunakan buku absensi, kini proses presensi bisa dilakukan secara online dan mobile. Banyak juga jasa absensi online yang dapat perusahaan Anda gunakan. Sehingga dapat memudahkan manajemen perusahaan dalam mengatur pemberian hak dan mengawasi kinerja setiap karyawan. Bagaimana cara menghitung tingkat persentase absensi kehadiran karyawan / pegawai secara manual atau di excel? Hal ini harus dilakukan HRD mengingat tingkat atau persentase kehadiran karyawan sangat berpengaruh kepada jalannya operasional perusahaan. Produktivitas sebuah perusahaan akan terganggu jika banyak karyawan yang tidak hadir. Anda harus mengecek tingkat absensi online pegawai atau karyawan secara rutin salah satunya untuk bahan evaluasi. Perlu untuk menghitung tingkat atau persentase kehadiran karena tidak selalu karyawan hadir setiap hari. Akan ada hari karyawan tidak datang karena cuti, sakit, atau bahkan bolos bekerja. Setiap bulan bisa saja tingkat absensi karyawan berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda harus tahu cara menghitung tingkat absensi karyawan berdasarkan data absen mandiri dan manual seperti ceklok absen atau mesin absen amano. Pengertian Tingkat Kehadiran Karyawan Tingkat absensi karyawan atau disebut juga persentase kehadiran merupakan rasio kedatangan karyawan hadir bekerja selama satu periode. Lama periode tersebut di antaranya satu bulan, kuartal, atau satu tahun. Tingkat kehadiran karyawan dapat berpengaruh juga terhadap besaran upah suatu waktu. Tingkat loyalitas setiap karyawan dalam kehadiran dan pekerjaan berbeda-beda. Ada karyawan yang antusias dalam bekerja sehingga selalu datang tepat waktu dan melakukan pekerjaan dengan baik dan bersemangat. Ada juga karyawan yang sekedar menjalankan rutinitas dan bahkan tidak menghargai waktu, seperti sering datang telat. Perbedaan loyalitas tersebut yang membuat Anda harus selalu mengetahui dan mengelola tingkat absensi karyawan. Keterlambatan datang bekerja untuk setiap karyawan harus didata agar Anda tahu siapa saja yang suka datang terlambat dan sudah berapa kali ia terlambat. Kenapa Menghitung Persentase Kehadiran Karyawan itu Penting? Kehadiran karyawan sangat penting untuk berjalannya produktivitas perusahaan. Persentase tingkat kehadiran karyawan dapat Anda jadikan bahan evaluasi untuk setiap periode. Apakah tingkat kehadiran periode ini lebih tinggi atau lebih rendah dari periode sebelumnya. Selain hasil persentase kehadiran karyawan, Anda juga dapat melihat faktor apa yang menyebabkan naik atau turunnya tingkat kehadiran karyawan tersebut. Dengan mengetahui tingkat absensi yang tinggi beserta penyebabnya, Anda dapat memikirkan jalan penyelesaiannya. Jika tingkat kehadirannya lebih baik dari periode sebelumnya, Anda dapat mempertahankan hal-hal yang membuat tingkat kehadiran tersebut naik. Anda dapat meningkatkannya jika merasa tingkat kehadiran karyawan mampu ditingkatkan lagi. Hal inilah yang membuat Anda harus tahu cara menghitung tingkat absensi karyawan. Cara Menghitung Tingkat Absensi Kehadiran Karyawan secara Manual Setelah mengetahui pentingnya menghitung persentase atau tingkat kehadiran karyawan, kini saatnya Talenta akan memberitahu cara menghitung tingkat absensi karyawan. Berikut ini rumus cara menghitung absensi karyawan manual. Tingkat kehadiran = jumlah hari absen jumlah seluruh hari kerja x 100 Untuk dapat mengetahui tingkat absen karyawan, Anda harus mempunyai data jumlah hari absen dan jumlah keseluruhan hari kerja selama periode tersebut. Hari kerja yang dimaksud yaitu hanya hari di saat karyawan bekerja, sehingga hari libur akhir pekan, libur nasional, dan cuti tidak terhitung ke dalam hari kerja. Baca juga Cara Menghitung Absensi Karyawan dengan Excel secara Otomatis Contoh Cara Menghitung Tingkat atau Persentase Kehadiran Karyawan / Pegawai Bapak Adi seorang karyawan di perusahaan mebel akhir-akhir ini sering tidak masuk kerja dengan alasan yang tidak diketahui. Perusahaannya akan menghitung tingkat absensi karyawan selama periode satu tahun. Hitungan tingkat kehadiran ini untuk menentukan besaran bonus yang akan diberikan sebagai apresiasi presensi kehadiran karyawan yang dicatat secara online atau offline. Dari jumlah 366 hari selama satu tahun, setiap karyawan bekerja selama 231 hari setelah dikurangi libur akhir pekan, libur nasional, dan jatah jumlah cuti. Selama satu tahun tersebut, Pak Adi tercatat absen dari pekerjaan sebanyak 8 hari. Berikut ini cara perhitungan tingkat absensi Pak Adi. Persentase kehadiran = jumlah absensi jumlah total hari kerja x 100 = 8 231 x 100 = 3,46% Jadi, tingkat absensi Pak Adi selama satu tahun adalah 3,46%, sedangkan jumlah kehadirannya yaitu 100% dikurangi jumlah absensi. Jumlah tingkat kehadiran Pak Adi selama satu tahun, yaitu 100% – 3,46% = 96,54% Cara Membuat Tabel Persentase Kehadiran Karyawan Menggunakan Excel Cara menghitung kehadiran di Excel dengan menggunakan rumus merupakan cara yang banyak digunakan oleh perusahaan, mulai dari perusahaan kecil hingga perusahaan besar masih ada yang memakai Excel. Banyak pebisnis yang menggunakan Excel karena dianggap lebih mudah dalam penggunaannya. Cara menghitung absensi di Excel akan otomatis nantinya, tetapi tahapannya cukup rumit di awal karena Anda harus membuat tabel dan tambahan fitur lainnya. Catatan absensi di Excel dibuat untuk periode satu bulan. Berikut ini cara membuat daftar hadir karyawan dengan tabel di Excel. Buka aplikasi Excel, lalu buat tabel dengan jumlah baris lebih dari 30 dan jumlah kolom sesuai dengan jumlah karyawan. Setelah itu, tandai merah pada kolom hari libur, baik libur akhir pekan maupun libur nasional. Selanjutnya, tandai hari kerja, dan hari absensi dengan inisial huruf. Misalnya huruf H untuk hari kerja, huruf C untuk hari cuti, huruf S untuk sakit, I untuk izin, dan huruf A untuk absensi tanpa keterangan. Hari libur tidak perlu ditandai inisial huruf karena sudah ditandai dengan warna merah. Cara menandainya yaitu dengan memblok sel yang memuat keterangan absensi, lalu klik Conditional Formatting. Kemudian, pilih Highlight Cells Rules, lalu pilih Equal to. Setelah muncul sebuah tulisan, pada kolom sebelah kiri, isi keterangan dengan inisial huruf absensi yang sudah Anda tentukan. Anda juga dapat mewarnai setiap kolom jenis absensi dengan warna yang berbeda-beda agar lebih mudah untuk ditemukan. Kecuali untuk hari kerja lebih baik dibiarkan berwarna putih. 3. Setelah semuanya selesai, klik OK untuk menyimpannya. Anda dapat mengedit kolom hadir menjadi S jika karyawan tersebut tidak hadir karena sakit. Begitupun jika cuti atau absen tanpa keterangan dengan tanda inisial yang sudah ditentukan. Baca juga Format Slip Gaji Karyawan? Ini Data dan Isinya! Cara Menghitung Persentase Kehadiran Karyawan Menggunakan Excel Setelah satu bulan penuh, saatnya untuk menghitung tingkat absensi karyawan selama satu bulan tersebut. Ubah persentase kehadiran menjadi percentage. Kemudian, masukkan rumus secara manual pada kolom keterangan persentase kehadiran. Rumus cara menghitung tingkat absensi karyawan di Excel, yaitu = jumlah hadir jumlah hari x 100%. Setelah itu masukkan rumus jumlah data yang diperlukan, lalu hasil absensi akan muncul. Tingkatkan Pengelolaan Absensi Karyawan dengan Aplikasi Mekari Talenta Perhitungan absensi manual mempunyai banyak kekurangan untuk perusahaan besar, begitupun menggunakan Excel ada beberapa risiko yang mungkin terjadi. Misalnya, file Excel dapat dibuka oleh siapa saja sehingga beresiko adanya manipulasi. Atau jika ada masalah teknisi atau bencana, file berisiko hilang atau rusak. Dalam upaya menghindari risiko tersebut dan lebih memudahkan mengelola absensi, Talenta menyediakan aplikasi absensi online yang dapat merekam absensi kerja secara realtime. Cara kerjanya sangat fleksibel bahkan untuk pola kerja dari rumah. Aplikasi absensi dari Mekari Talenta ini menyediakan berbagai fitur seperti Live Attendance, pemberitahuan cuti, pengajuan shift kerja, dan lain sebagainya. Cara hitung tingkat absensi karyawan pun dapat dilakukan secara otomatis. Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang! Di era digital ini, cara menghitung tingkat absensi karyawan lebih praktis menggunakan aplikasi absensi online. Penggunaan untuk absensi sehari-harinya pun lebih fleksibel. Jika Anda tertarik menggunakan Mekari Talenta, Anda bisa mencoba demonya terlebih dahulu secara gratis dengan mendaftarkan perusahaan Anda melalui formulir berikut ini. Nah, semoga informasi mengenai cara menghitung tingkat persentase absensi kehadiran karyawan / pegawai secara manual atau di excel yang ada diatas bisa berguna untuk Anda ya! Pranala link absen /absén/ v tidak masuk sekolah, kerja, dan sebagainya; tidak hadir;mengabsen v memanggil menyebutkan, membacakan nama-nama orang pada daftar nama untuk memeriksa hadir tidaknya orang setiap pagi guru ~ murid-muridnya ✔ Tentang KBBI daring ini Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI ini merupakan KBBI Daring Dalam Jaringan / Online tidak resmi yang dibuat untuk memudahkan pencarian, penggunaan dan pembacaan arti kata lema/sub lema. Berbeda dengan beberapa situs web laman/website sejenis, kami berusaha memberikan berbagai fitur lebih, seperti kecepatan akses, tampilan dengan berbagai warna pembeda untuk jenis kata, tampilan yang pas untuk segala perambah web baik komputer desktop, laptop maupun telepon pintar dan sebagainya. Fitur-fitur selengkapnya bisa dibaca dibagian Fitur KBBI Daring. Database utama KBBI Daring ini masih mengacu pada KBBI Daring Edisi III, sehingga isi kata dan arti tersebut merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud dahulu Pusat Bahasa. Diluar data utama, kami berusaha menambah kata-kata baru yang akan diberi keterangan tambahan dibagian akhir arti atau definisi dengan "Definisi Eksternal". Semoga semakin menambah khazanah referensi pendidikan di Indonesia dan bisa memberikan manfaat yang luas. Aplikasi ini lebih bersifat sebagai arsip saja, agar pranala/tautan link yang mengarah ke situs ini tetap tersedia. Untuk mencari kata dari KBBI edisi V terbaru, silakan merujuk ke website resmi di ✔ Fitur KBBI Daring Pencarian satu kata atau banyak kata sekaligus Tampilan yang sederhana dan ringan untuk kemudahan penggunaan Proses pengambilan data yang sangat cepat, pengguna tidak perlu memuat ulang reload/refresh jendela atau laman web website untuk mencari kata berikutnya Arti kata ditampilkan dengan warna yang memudahkan mencari lema maupun sub lema. Berikut beberapa penjelasannya Jenis kata atau keterangan istilah semisal n nomina, v verba dengan warna merah muda pink dengan garis bawah titik-titik. Arahkan mouse untuk melihat keterangannya belum semua ada keterangannya Arti ke-1, 2, 3 dan seterusnya ditandai dengan huruf tebal dengan latar lingkaran Contoh penggunaan lema/sub-lema ditandai dengan warna biru Contoh dalam peribahasa ditandai dengan warna oranye Ketika diklik hasil dari daftar kata "Memuat", hasil yang sesuai dengan kata pencarian akan ditandai dengan latar warna kuning Menampilkan hasil baik yang ada di dalam kata dasar maupun turunan, dan arti atau definisi akan ditampilkan tanpa harus mengunduh ulang data dari server Pranala Pretty Permalink/Link yang indah dan mudah diingat untuk definisi kata, misalnya Kata 'rumah' akan mempunyai pranala link di Kata 'pintar' akan mempunyai pranala link di Kata 'komputer' akan mempunyai pranala link di dan seterusnya Sehingga diharapkan pranala link tersebut dapat digunakan sebagai referensi dalam penulisan, baik di dalam jaringan maupun di luar jaringan. Aplikasi dikembangkan dengan konsep Responsive Design, artinya tampilan situs web website KBBI ini akan cocok di berbagai media, misalnya smartphone Tablet pc, iPad, iPhone, Tab, termasuk komputer dan netbook/laptop. Tampilan web akan menyesuaikan dengan ukuran layar yang digunakan. Tambahan kata-kata baru diluar KBBI edisi III Penulisan singkatan di bagian definisi seperti misalnya yg, dng, dl, tt, dp, dr dan lainnya ditulis lengkap, tidak seperti yang terdapat di KBBI PusatBahasa. ✔ Informasi Tambahan Tidak semua hasil pencarian, terutama jika kata yang dicari terdiri dari 2 atau 3 huruf, akan ditampilkan semua. Jika hasil pencarian dari daftar kata "Memuat" sangat banyak, maka hasil yang dapat langsung di klik akan dibatasi jumlahnya. Selain itu, untuk pencarian banyak kata sekaligus, sistem hanya akan mencari kata yang terdiri dari 4 huruf atau lebih. Misalnya yang dicari adalah "air, minyak, larut", maka hasil pencarian yang akan ditampilkan adalah minyak dan larut saja. Untuk pencarian banyak kata sekaligus, bisa dilakukan dengan memisahkan masing-masing kata dengan tanda koma, misalnya ajar,program,komputer untuk mencari kata ajar, program dan komputer. Jika ditemukan, hasil utama akan ditampilkan dalam kolom "kata dasar" dan hasil yang berupa kata turunan akan ditampilkan dalam kolom "Memuat". Pencarian banyak kata ini hanya akan mencari kata dengan minimal panjang 4 huruf, jika kata yang panjangnya 2 atau 3 huruf maka kata tersebut akan diabaikan. Edisi online/daring ini merupakan alternatif versi KBBI Offline yang sudah dibuat sebelumnya dengan kosakata yang lebih banyak. Bagi yang ingin mendapatkan KBBI Offline tidak memerlukan koneksi internet, silakan mengunjungi halaman web ini KBBI Offline. Jika ada masukan, saran dan perbaikan terhadap kbbi daring ini, silakan mengirimkan ke alamat email gmail com Kami sebagai pengelola website berusaha untuk terus menyaring iklan yang tampil agar tetap menampilkan iklan yang pantas. Tetapi jika anda melihat iklan yang tidak sesuai atau tidak pantas di website ini silakan klik Laporkan Iklan